Kode etik

Etika Bisnis

Etika adalah keyakinan akan tindakan yang benar dan yang salah atau tindakan yang baik dan yang buruk yang dapat berpengaruh pada aktivitas lainnya. Etika dapat berbeda antara suatu individu dengan individu lainnya karena dipengaruhi oleh keyakinan, sosial, dan budaya.

ETIKA LINGKUNGAN KERJA

Lingkungan kerja adalah lingkungan yang terkait dengan adanya karyawan, organisasi dan agen ekonomi lainnya. Etika terhadap karyawan meliputi perilaku dalam proses perekrutan, pemecatan, upah, kondisi kerja, privasi dan respek. Manajer bank yang hanya mau menerima dari etnis tertentu menunjukkan perilaku tidak etis dan melawan hukum. Demikian juga pemberian upah yang berbeda terhadap dua karyawan dengan kinerja yang sama merupakan perilaku tidak etis dan ilegal. Etika terhadap organisasi. Baik karyawan maupun manajer dalam suatu perusahaan harus menjaga etika organisasi dengan berperilaku jujur, tidak menyalahgunakan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi, tidak menjerumuskan perusahaan pada usaha-usaha yang bersikap menjaga rahasia perusahaan. Etika terhadap agen-agen ekonomi. Agen ekonomi, meliputi pemegang saham, pemasok, penyalur , pelanggan, pesaing, dan serikat buruh. perilaku tidak etis dan melanggar hukum yang perlu dihindari adalah terkait kasus suap, aktivitas pemesanan dan pembelian, lapran keuangan, perlindungan dan periklanan.

MEMBUAT KEPUTUSAN ETIS

Dalam membuat keputusan etis harus membuat langkah langkah : yang pertama pengumpulan data, pengumpulan informasi faktual yang relavan terkait tindakan atau kebijakan norma etika, setelah itu melakukan analisis terhadap seluruh kriteria atau fakta-fakta terkait nilai-nilai moral yang paling tepat dan yang terakhir adalah penilaian setelah dianalisis kemudian dilakukan penilaian apakah tindakan atau kebijakan tersebut etis atau tidak.

Karena saya mengambil program studi keuangan dan perbankan, maka saya akan memberikan informasi mengenai KODE ETIK BANKIR INDONESIA:

  1. PATUH DAN TAAT PADA SEMUA KETENTUAN UNDANG UNDANG DAN PERATURAN YANG BERLAKU
  2. MELAKSANAKAN PENCATATAN SECARA BENAR
  3. MENGHINDARKAN DIRI DARI PERSAINGAN TIDAK SEHAT
  4. TIDAK MENYALAH GUNAKAN WEWENANG UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI
  5. MENGHINDARKAN DIRI DARI KETERLIBATAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MENGHINDARI KONFLIK KEPENTINGAN
  6. MENJAGA KERAHASIAAN PARA NASABAH DAN BANK
  7. MEMPERHITUNGKAN DAMPAK YANG MERUGIKAN DARI SETIAP KEBIJAKAN YANG DITETAPKAN BANK TERHADAP KEADAAN EKONOMI, SOSIAL DAN LINGKUNGAN
  8. TIDAK MENERIMA HADIAH ATAU IMBALAN YANG MEMPERKAYA DIRI PRIBADI MAUPUN KELUARGA
  9. TIDAK MELAKUKAN PERBUATAN YANG DAPAT MERUGIKAN CITRA PROFESINYA
Teknologi Informasi

Teknologi Informasi

Saat ini teknologi informasi menembus secara virtual ke semua aspek bisnis modern, secara luas peggunaannya yang efektif dapat diartikan dengan mudah sebagai perbedaan antara sukses dan gagal. Agar sukses dalam menghadapi perubahan cepat saat ini dan dunia bisnis yang berkompetisi dengan ketat, sangatlah penting suatu organisasi dapat menggunakan IT secara efektif. IT dalam arti luas berarti teknologi apapun yang dikendalikan oleh mikroprosessor.

MANFAAT IT

Manfaat IT untuk pribadi diantaranya : membantu kita bekerja lebih cerdas dan bukan lebih keras, membuat kita dapat bekerja jaiuh dari kantor dan membuat kita tau informasi meskipun sedang diperjalanan. Manfaat IT dalam bisnis, diantaranya adalah : dapat membuat kita lebih dekat dengan konsumen. dapat membantu kita untuk menurunkan biaya dan dapat membantu kita agar lebih fleksibel.

ELEKTRONIK BISNIS

E-bisnis merupakan singkatan dari elektronic bisnis. Hal ini menjelaskan suatu organisasi yang mengeksploitasi potensial IT sepenuhnya untuk mempersingkat operasional, dengan tujuan memberikan nilai ynag terbaik kepada konsumen. Manfaat dari e-bisnis telah mengarahkan kepada perubahan yang mendasar pada tata cara bisnis diatur dan dilaksanakan. Dunia bisnis terus menerus ditransformasikan oleh IT.

TREN TEKNOLOGI INFORMASI

Perpustakaan digital. Perpustakaan digital tidak lagi hanya diakses di satu lingkup LAN atau WAN tetapi telah membentuk semacam perpustakaan super yang dapat diakses manusia dari seluruh penjuru dunia. Penyebaran teknologi wireless. Teknologi WiMAX, 3G, 4G danseterusnya akan mudah tersebar ke seluruh penjuru dunia hingga ke pelosok. Mobile Robots. Teknologi ini telah lama dikembangkan oleh militer AS untuk mengurangi korban jika terjadi perang kota, tujuan awlnya adalah mobil dengan misi men-supply yang mampu menembus jalan, manuver, navigasi yang handal yang berbasis mesin intelegence dan teknologi robot. Content aggregator. teknologi ini tidak seperti youtube yang bisa mempublish dan menyebarkan video, tapi juga bisa mempublish foto, dokumen, bahkan website kita. teknologi ini jauh lebih bersifat visual daripada teknologi sebelumnya.

Manajemen

Organisasi dan Kerja Sama TIM

Organisasi adalah pengelompokkan orang secara terstruktur yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan.

STRUKTUR ORGANISASI

Struktur organisasi merupakan spesifikasi pekerjaan yang harus dilakukan didalam organisasi beserta cara-cara mengaitkan sesuatu pekerjaan dengan pekerjaan lainnya. Struktur Organisasi ditentukan oleh : tujuan, misi, dan strategi organisasi. Untuk menjelaskan struktur perusahaan dan memperlihatan posisi masing-masing karyawan salam operasionalnya dibuat bagan organisasi. Bagan ini dapat memperlihatkan rantai komando atau hubungan pelapor dan perusahaan. Makin besar perusahaan akan semaikin kompleks bagannya sehingga perlu dibuat struktur korporasi dan bagan terpisah yang menjunjukkan divisi-divisi atau unit-unit tugas.

JENIS-JENIS STRUKTUR ORGANISASI

Secara umum ada 5 jenis struktur organisasi perusahaan, yaitu organisasi lini, staf, lini dan staf, komite dan matriks. Organisasi lini merupakan struktur organisasi tertua dan paling sederhana, menentukan suatu aliran wewenang langsung dari CEO hingga ke para bawahannya. Organisasi staf merupakan struktur organisasi yang didasarkan pada keahlian khusus dan biasanya berupa tugas memberikan penyuluhan dan nasihat kepada para manajer lini. Organisasi Lini dan Staf merupakan struktur organisasi yang menggabungkan aliran wewenang langsung dari organisasi lini dengan organisasi dengan organisasi staf. Organisasi Komite atau Kelompok merupakan struktur organisasi yang menempatkan wewenang dan tanggung jawab secara bersama-sama di tangan sekelompok individu daripada ditangan seorang manajer. Oerganisasi Matriks merupakan struktur organisasi yang dibentuk dengan melibatkan karyawan dari berbagai bagian organisasi untuk bekerja bersama-sama pada proyek tertentu.

KERJA SAMA TIM

tim adalah suatu unit dari dua atau lebih orang-orang yang mengemban misi dan tanggung jawab kolektif ketika mereka bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Tiap-tiap perusahaan dapat mengembangkan bermacam-macam format variasi kerjasama tim untuk menjawab tantangan bisnis. Lima bentuk umum dari kerja sama tim adlah tim pemecahan masalah, tim swakelola, tim fungsional,tim lintas fungsional dan tim virtual.

Manajemen

Manajemen Risiko

Risiko adalah suatu keadaan yang dihadapi seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan. Bentuk risiko dibedakan atas risiko objektif dan risiko subjektif. Risiko objektif diartikan sebagai variasi yang relatif dalam kerugian yang aktual dari perkiraan kerugian. Risiko objektif dapat secara statistik dikalkulasikan dengan beberapa ukuran dari penyebaran seperti skandar penyimpanangan atau koefisien dan variasi. Sedangkan risiko subjektif diartikan sebagai ketidakpastian berdasarkan pada kondisi mental seseorang atau pernyataan pikiran. contohnya seorang pelanggan yang sedang minum-minum di bar mungkin dengan bodohnya mencoba pulang mengendarai mobilnya. pengendara tersebut mungkin tidak yakin bisa sampai di rumahnya dengan selamat tanpa harus tertangkap polisi karena menyetir sambil mabuk. Nah, ketidakpastian tersebut disebut risiko subjektif.

Metode menghadapi risiko

Sebagaimana yang telah kita tekankan sebelumnya, bahwa risiko adalah beban yang tak hanya dialami oleh individual saja tetapi juga dapat terjadi pada masyarakat luas. Ada 5 metode penting untuk menyelesaikan risiko, diantaranya : penghindaran, kontrol kerugian, hak kepemilikan, trafsfer nn asuransi dan asuransi.

Manajemen risiko memiliki sasaran untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Menurut COSO, manajemen risiko merupakan suatu proses yang dilakukan secara menyeluruh baik oleh dewan direksi, manajemen dan karyawan lainnya, diterapkan dalam pengaturan strategi dan di seluruh perusahaan, yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi kejadian-kejadian yang dapat mempengaruhi perusahaan, mengelola risiko bersamaan dengan risik, memilih teknik yang palijn gtepat untuk mengatasi kejadian tersebut, dan memberikan keyakinan tentang pencapaian tujuan-tujuan perusahaan.

Langkah-langkah manajemen risiko yang pertama mengidentifikasikan letak kerugian, selanjutnya menganalisa ledakan kerugian, lalu memilih teknik yang tepat untuk mengatasi ledakan kerugian serta melaksanakan dan memonitor program manajemen risiko.

Manfaat utama manajemen risiko adalah sasaran manajemen risiko sebelum kerugian dan pasca kerugian lebih mudah tercapai, biaya risiko berkurang yang mungkin dapat meningkatkan laba perusahaan, dikarenakan dampak yang merugikan secara financial dari ledakan kerugian murni menurun, suatu perusahaan mungkin mampu untuk memainkan program manajemen risiko perusahaan yang mengatasi baik ledakan kerugian murni maupun yang bersifat spekulatif.

Manajemen

Motivasi Karyawan

Motivasi suatu hal yang menyebabkan seseorang untuk melakukan kegiatan atau aktivitas. Adapun strategi untuk memotivasi karyawan untuk meningkatkan kepuasan dan semangat kerja serta memotivasi karyawan dalam berprestasi dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu : Modifikasi perilaku, menentukan sasaran, partisipasi dan pemberdayaan karyawan, program pengayaan pekerjaan dan program perancangan ulang pekerjaan.

Modifikasi perilaku merupakan penerapan sistematis atas penghargaan-penghargaan dan hukuman-hukuman untuk mengubah perilaku karyawan. Menentukan sasaran bisa merupakan suatu cara yang efektif untuk memotivasi karyawan. Penetapan sasaran secara bersama-sama dari atas sampai level bawah organisasi akan membantu para meneger mengimplementasikan dan melaksanakan rencana kerja mereka. Partisipasi dan pemberdayaan karyawan, karyawan dilibatkan dalam suatu proyek dengan partisipasi aktif dan diberdayakan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar atas kinerja mereka sendiri. Program pengayaan pekerjaan seperti rotasi kerja ke berbagai posisi di dalam perusahaan yang sama akan mengembangkan peluang pertumbuhan untuk menambah satu atau lebih faktor motivasi bagi karyawan. Program perancangan ulang pekerjaan, menstrukturisasi pekerjaan untuk mencapai kecocokan yang lebih memuaskan antara para pekerja dan pekerjaan mereka, perancangan ulang pekerjaan dapat memotivasi individu yang sangat menginginkan pertumbuhan kerja.

Tak Berkategori

Good Corporate Governance

Good corporate governance disini adalah untuk mengetahui bagaimana tata kelola perusahaan, hubungan kerja antara komisaris, CEO, manajer dan pemegang saham. Nah, yang perlu kita lakukan adalah menjalankan, mengendalikan perusahaan dari penyimpangan wewenang. Dipicu oleh Kasus ENRON .

Board of Director Responsibilities : Setting corporate strategy; hiring & firing the CEO and top management; controlling, monitoring, or supervising top management; reviewing and approving the use of resources and caring for shareholders interest.

Responsibilities of Top Management : provide executive leadership and a strategic vision and manage the strategic planning process.

Coprorate Culture : Nilai-nilai yang dimiliki bersama oleh anggota-anggota didalam suatu kelmpok dan cenderung untuk menetap bahkan apabila anggota-anggota kelompok telah berganti. Karakteristik Corporate Culture diantaranya adalah berorientasi pada manusia, berorientasi tim, berorientasi pada hasil dan inovasi dan pengambilan risiko.

Tak Berkategori

Memimpin dan Memotivasi Karyawan

Kepemimpinan adalah proses mengarahkan, mengintruksikan atau mempengaruhi orang lain atau organisasi untuk melaksanakan suatu tugas atau tujuan organisasi. kepemimpinan merupakan sifat yang melekat pada diri seorang pemimpin, seperti kepribadian, kemampuan dan kesanggupan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan kepemimpinan diantaranya : purposeful (memiliki tujuan yang jelas untuk tujuan yang dicapai), responsible (tanggung jawab, kehandalan yang sejati), integrity(integritas, nilai yang sejati), cureqeous (keberanian, kekuatan yang sejati), patience (kesabaran, hubungan yang sesungguhnya), listen (mendengarkan, pasar yang sesungguhnya), dan service (layanan, tindakan yang sesungguhnya).

Memotivasi karyawan

Setiap karyawan suatu perusahaan selalu memiliki penghargaan atas apa yang mereka berikan kepada suatu organisasi dan apa yang organisasi berikan kepada mereka. Kontribusi karyawan terhadap organisasi dan insentif yang diberikan organisasi atas prestasi kerja karyawannya akan berdampak terhadap kepuasan kerja dan semangat kerja karyawan. Kepuasan Kerja adalah tingkatan kenikmatan yang diterima seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya. Orang akan puas bila dia menikmati pekerjaannya. Semangat kerja mencerminkan keseluruhan sikap karyawan terhadap lingkungan kerja mereka. semangat kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti upah, tunjangan, lingkungan kerja, rekan kerja dan kesempatan promosi.

Motivasi merupakan serangkaian kekuatan yang menyebabkan orang berperilaku dalam cara tertentu. Motivasi karyawan merupakan faktor penting bagi kemajuan perusahaan. Teori-teori yang mempelajari motivasi seseorang meliputi teori klasik, teori perilaku dan teori kontemporer.

Teori motivasi klasik menyatakan bahwa para pekerja termotivasi semata-mata oleh uang. Teori ini dikemukakan oleh Frederick Taylor pada awal abad kke 20. Teri perilaku menyatakan bahwa produktivitas akan meningkat apabila karyawan diberi perhatian khusus. Teori ini dikemukakan oleh para peneliti Hardvard yang meneliti di Hawthorne. Sedangkan teori motivasi kontemprer merupakan teori motivasi yang meliputi beberapa model yaitu model hierarki kebutuhan, sumber daya manusia, teori dua faktor, teori ekspektansi dan teori keadilan.

Teori hierarki kebutuhan maslow, dikemukakan oleh Abraham Maslow. Teori hierarki kebutuhan maslow merupakan teori motivasi yang mengklasifikasikan 5 tingkat kebutuhan manusia yaitu upah, asuransi kesehatan, teman kerja, jabatan dan kepemimpinan. Teori 2 faktor menyatakan bahwa kepuasan kerja ditentukan oleh faktr higienis dan motivasi. Teori ini dikemukakan oleh Fredick Herzberg. Teori keadilan merupakan teori yasng menyatakan bahwa orang mengevaluasi perlakuan pemberi kerja terhadap mereka dibandingkan dengan perlakuan pemberi kerja terhadap orang lain. perlakuan adil atau tidaknya akan dilihat dari analisa mereka atas input dan output. Teori harapan menyatakan bahwa orang yang sukses adalah orang yang mempunyai harapan. Para pekerja melandasi usaha merka dengan harapan akan kinerja mereka sendiri, harapan akan penghargaan untuk kinerja tersebut dan nilai dari penghargaan itu. Orang termotivasi bekerja karena ingin mendapatkan imbalan.

Tak Berkategori

Mengelola Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia adalah indivisu-indivisu dalam organisasi yang memberikan sumbangan berharga pada pencapaian tujuan organisasi. Manajemen Sumber Daya Manusia adalah rangkaian aktivitas organisasi yang ditujukan untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan karyawan yang ada guna mencapai tujuan perusahaan.

Perencanaan Sumber Daya Manusia

Perencanaan SDM adalah kegiatan yang secara sistematis memprediksi jumlah dan kualitas pekerja yang dibutuhkan oleh suatu organisasi. Prediksi SDM yang dibutuhkan dapat dilakukan melalui analisis pekerjaan yang meliputi deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan. Deskripsi pekerjaan merupakan evaluasi sistematis terhadap tugas-tugas, lingkungan kerja, alat, bahan dan perlengkapan yang berkaitan dengan kinerja suatu pekerjaan. Spesifikasi Pekerjaan yaitu merinci keterampilan, kemampuan, dan pengalaman yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan secara efektif.

Rekrutmen Pegawai

Rekrutmen atau penarikan tenaga kerja adalah proses menarik orang-orang yang memenuhi persyaratan untuk mengajukan lamaran atas pekerjaan yang belum terisi. Tujuannya adlah untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan harapan perusahaan.

Tak Berkategori

MEMPROMOSIKAN PRODUK

Promosi merupakan bentuk pengenalan perusahaan atau prosuk kepada publik, selain itu promosi juga bertujuan untuk menarik pelanggan baru atau meningkatkan penjualan. Promosi wajib dilakukan oleh setiap perusahaan, baik yang baru berdiri mapun yang sudah lama. Bagi prrusahaan yang sudah lama berdiri, promosi minimal mengingatkan kepada pelanggan atau publik akan keberadaan perusahaan atau produk yang ditawarkan.

Tujuan Promosi

Adapun tujuan dari kegiatan promosi yaitu : menyampaikan informasi, memosisikan produk, nilai tambah dan meningkatkan penjualan.

Strategi Promosi

Setiap perusahaan dapat menerapkan 2 strategi dalam mempromosikan produknya, yaitu dengan menggunakan Strategi Tarik dan Stratrgi Dorong. Strategi Tarik ini dilakukan untuk langsung menarik pelanggan yang akan meminta produk dari pengecer. Perusahaan mempromosikan produknya secara langsung pada konsumen yang kemudian penarikan produk dilakukan melalui jalur distribusi dengan memintanya dari pengecer, yang kemudian meminta dari grosir, dan terakhir meminta dari pabrik. Strategi Dorong ini dilakukan untuk mendorong penjual grosir atau pengecer untuk memasarkan produk ke konsumen. Dalam strategi ini pabrik menekan produksi melalui jalurdistribusi, awalnya mempromosikan dan mendistribusinkannya pada grosir yang kemudian akan mendorongnya ke pengecer dan terakhir ke konsumen.

Manajemen Produk

Saluran Distribusi

  1. Distribusi langsung : dilakukan langsung dari produsen kepada konsumen tanpa melalui sementara. Contoh nya Tupperware.
  2. Distribusi Melalui Pengecer : Para produsen mendistribusikan produknya melalui saluran pengecer untuk sampai ke konsumen . Contoh nya Levi’s.
  3. Distribusi melalui Grosir : Produsen mendistribusikan produknya melalui saluran grosir untuk seterusnya didistribusikan ke pengecer sebelum sampai ke konsumen.
  4. Distribusi melalui agen atau broker : melalui agen penjual atau pedagang perantara, produsen mendistribusikan produknya untuk kemudian dijual ke grosir, pengecer atau keduanya.
  5. Distribusi langsung produk bisnis : bisnis barang dan jasa atau produk dijual langsung oleh produsen kepada pembeli industri.
  6. Distribusi grosir produk industri : produsen menyalurkan produk industrinya melalui perusahaan grosir untuk disampaikan ke pebisnis.